Menu
Saraf Kejepit

Saraf Kejepit

MENGENAL LEBIH DALAM MENGENAI

SARAF TERJEPIT DI PINGGANG MENURUT ILMU FISIOTERAPI

 

            Masyarakat awam memang sudah banyak yang mengenal penyakit saraf terjepit.Tapi banyak pendapat yang keliru akan pemahaman terhadap penyakit ini. Sebenarnya istilah saraf terjepit kurang tepat digunakan karena dapat mengaburkan pemahaman mengenai penyakit ini.

Saraf terjepit adalah istilah sehari-hari dan bukan istilah medis yang benar.  Istilah "terjepit" mungkin penyederhanaan dari kata kompresi atau tertekan, yang mana jaringan saraf yang melewati pinggang mendapatkan tekanan dari jaringan sekitarnya.

            Secara medis, kebanyakan kasus saraf terjepit di pinggang disebut dengan hernia nucleosus pulposus (HNP). HNP ialah suatu gangguan akibat merembes (menonjol) atau melelehnya (hernia) lapisan atau bantalan permukaan ruas tulang belakang (nucleus pulposus) dari ruang antar ruas tulang (discus intervertebralis). Proses herniasi dimulai dari kegagalan cincin bantalan permukaan ruas tulang belakang (anulus fibrosus) menjaga  nucleosus pulposus tidak menonjol atau keluar dari tempatnya. Menurut ilmu fisioterapi, kerusakan anulus fibrosus dikaitkan dengan posisi tubuh yang sering membungkuk dalam jangka waktu lama dan gejala mulai tercetus saat seseorang banyak mengangkat beban yang berat atau terjatuh. Pada lansia, terjadi berkurangnya elastisitas nucleosus pulposus sehingga bantalan tulang belakang rentan keluar dari cincin anulus. Pada 95% kasus HNP di pinggang, segmen diantara ruas tulang belakang yang sering terkena yaitu di antara lumbal (ruas tulang belakang di pinggang) ke 4 dan 5 (L4-L5) dan antara lumbal ke 5 dengan sakrum (ruas tulang belakang di antara kedua bokong) ke 1 (L5-S1). Arah keluarnya nucleosus pulposus biasanya terjadi ke arah belakang dan samping karena cincin anulus di bagian belakang serta samping lebih tipis  dan juga struktur penstabil tulang belakang yaitu ligamen anterior longitudinal tidak menjaga nucleosus pulposus secara cukup.

            HNP merupakan penyakit yang sangat menyiksa bagi penderitanya karena gejalanya yaitu nyeri menjalar dari pinggang ke kedua kaki, kesemutan di ujung jari-jari kaki, rasa baal, serta kelemahan pada otot-otot tungkai. Akibat gejala tersebut, pasien akan sangat terganggu dalam berkaktivitas, bahkan saat istirahat pun terasa tidak nyaman dan sering terjaga di malam hari. Anda bisa mengkonsultasikannya kepada kami jika mengalami hal tersebut di:

Klinik NK Physiotherapy

Jl. Arjuna Utara No. 89, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat

Atau hubungi kami di No: 0852 1502 9769

Last modified onThursday, 19 October 2017 13:22
Rate this item
(0 votes)
back to top